Sabtu, 12 Maret 2016

superatom ; Mengubah Atom Non-Magnet menjadi Atom Magnet



Superatom:Mengubah Atom Non-Magnet menjadi Atom Magnet

 
Kebanyakan atom unsur memiliki kecenderungan untuk membentuk molekul senyawa dengan karakteristik yang berbeda dengan unsur penyusunnya maupun unsur lain yang ada di tabel periodik. Namum beberapa unsur ditemuidapat membentuk kelompok atom yang menyerupai  unsur lain di tabel periodik dengan karakter magnetik yang tidak biasa.
Suatu tim dari Virginia Commonwealth University telah menemukan suatu jenis baru superatom. Superatom ini terdiri dati atom magnesium yang termagnetisasi.Meskipun magnesium alami tidak memiliki aktivitas magnetisme.Tim ini melaporkan bahwa superatom ini terbentuk dari logam pusat besi (Fe) dan 8 atom magnesium (Mg) membentuk struktur yang stabil menyerupai ikosahendral.Klaster ini membentuk semacam magnet kecil dengan sumber magnet berasal dari logam besi dan magnesium yang termagnetisasi. Kombinasi ini sesuai dengan kekuatan magnet dari satu atom Fe dengan distribusi elektron spin tertentu yang merata di seluruh bagian klaster. Hasil riset mereka telah dipublikasikan pada Proceedings of the National Academy of Sciences.
Riset yang didukung oleh U.S Department of Energy ini membuka peluang ditemukannya metode yang lebih efisien untuk megubah atom yang tidak bersifat magnet menjadi magne melalui pengaturan atom magnet tunggal.Meskipun terdapat lebih dari seratus unsur pada tabel periodik hanya terdpat 9 unsur yang memilikikarakter magnet pada keadaan padat.Kombinasi antara karakter magnet dan kondukivitas listrik pada kulit terluar.
Kestabilan superatom ini dipengaruhi oleh struktur elektronik dari masing-masing penyusunnya.Kelompok superatom dengan 8 atom magnesium menambah kestabilan karena orbital valensi elektron yang terisi penuh.Orbital valensi yang penuh ini lebih sulit dipisahkan dibandingka dengan orbital yang kosong atau setengah terisi sehingga menjadi lebih stabil.Orbital valensi yang penuh ini ditemui pada golongan gas mulia.
Kombinasi antara karakter kemagnetan dan konduktivitas listrik dari superatom ini dapat digunakan untuk aplikasi perangakat “elektronik molekular”.Teknologi semacamii dapat menciptakan perkembangan di dunia komputer kuantum dengan prosesor yang lebih cepat, penyimpanan data yang lebih besar dan sistem pengolahan data yang lebih terintegrasi.
Sumber :http://artikelkimiaterbaru.blogspot.co.id/




0 komentar:

Posting Komentar