Kamis, 24 Maret 2016

6 Bahaya Deodorant Bagi Kesehatan



 Saat ini deodorant menjadi salah satu kebutuhan yang wajib selalu ada, bahkan selalu ada di tas dan dibawa kemana-mana. Deodorant menjadi solusi untuk keringat di ketiak yang berlebih, yang seringkali sangat mengganggu. Berbagai penelitian bahkan menyebutkan jika keringat yang berlebih pada ketiak bisa berdampak buruk pada kehidupan kita. Keadaan keringat yang berlebih yang disertai bau badan tidak sedap dapat membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri, bahkan yang lebih parah ia bisa kehilangan karirnya gara-gara keringat berlebih pada ketiak.

Keringat menjadikan area ketiak menjadi lebih lembab sehingga menjadi tempat tumbuh dan berkembang biaknya bakteri. Bakteri-bakteri tersebutlah yang sebenarnya menjadi penyebab bau yang tidak sedap. Dalam hal ini deodorant dapat mengatasi berbagai keluhan tersebut. Penggunaan wangi parfum, bau tidak sedap dari keringat yang berlebih tersebut bisa hilang dan mengembalikan kepercayaan diri. Tetapi permasalahannya sekarang adalah, apakah deodorant yang kita pakai merupakan deodorant yang aman bagi kesehatan? Ini karena penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini menemukan jika deodorant bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan si pemakainya.

Pernah mendengar isu deodorant sebagai penyebab kanker? Ya, berbagai kandungan di dalam deodorant disinyalir dapat menjadi penyebab penyakit kanker khususnya kanker payudara. Hal ini dikatakan karena bahan-bahan aktif, yang sudah disebutkan di atas, bisa terserap kulit dan masuk ke dalam jaringan tubuh. Lalu, apakah isu tersebut benar adanya? Untuk lebih lengkapnya, yuk simak berbagai bahaya yang mungkin dapat ditimbulkan dari pemakaian deodorant berikut ini :

1. Menyebabkan penyakit asma

Deodorant khususnya yang berbentuk spray, menurut para ahli, dikhawatirkan dan menyebabkan penyakit asma. Hal ini dikarenakan berbagai bahan kimia yang terkandung di dalam deodorant dapat terhirup saat cairan deodorant disemprotkan. Ketika di dalam saluran pernafasan, bahan-bahan kimia tersebut dapat mengiritasi organ-organ di dalam sistem pernafasan.

Bagi penderita asma perlu mengetahui beberapa berikut ini :

    pantangan asma
    penyebab asma
    gejala asma

2. Menyebabkan Eksim

Para ahli juga mengemukakan jika bahan-bahan yang terkandung di dalam deodorant dapat menyebabkan alergi pada kulit seperti eksim. Bahkan bagi mereka yang tidak memiliki terhadap bahan-bahan yang terkandung di dalam deodorant tetap dapat mengalami kulit sensitif terhadap bahan-bahan kimia dari deodorant yang dipakai.

Kondisi eksim ini juga bisa dipengaruhi oleh :

    gejala darah kotor
    penyebab dermatitis
    efek samping parasetamol

3. Mengakibatkan Serangan jantung
sponsored links

Pada kondisi yang sudah sangat mengkhawatirkan, deodorant khususnya kandungan-kandungan bahan kimia di dalamnya bisa menumpuk di dalam tubuh, dan berdasarkan penelitian dari para ahli, kondisi tersebut dapat mengarah pada serangan jantung yang fatal. Kondisi yang membahayakan jantung ini bisa ditandai dengan :

    cepat lelah dan jantung berdebar
    penyebab dada sakit
    penyebab jantung berdebar

4. Menyebabkan Kanker Payudara

Bahaya deodorant yang lainnya adalah menyebabkan penyakit kanker payudara yang merupakan salah satu penyakit yang bisa berakibat fatal. Bahan-bahan aktif yang terkandung di dalam deodorant bisa terserap masuk ke dalam tubuh, mengendap dan lama kelamaan bisa menyebabkan tumbuhnya sel kanker. Namun, hal yang satu ini belum terbukti 100 persen benar adanya. Tetapi kita sebagai konsumen tetap harus mewaspadai dan cermat dalam memilih produk deodorant yang akan kita pakai.

Beberapa kebiasaan yang sering dilakukan juga menimbulkan resiko kanker payudara seperti :

    akibat kekurangan lemak
    akibat mencabut bulu ketiak
    bahaya lampu menyala

5. Menyebabkan Kematian

Salah seorang remaja berusia 16 tahun di Amerika ditemukan tidak bernyawa di kediamannya. Setelah melalui proses otopsi akhirnya pihak kepolisian menyimpulkan jika penyebab kematian mendadak remaja laki-laki tersebut adalah karena adanya butane dan propane di dalam darahnya dalam jumlah yang tidak wajar. Dua zat ini disinyalir disebabkan oleh terhirupnya aerosol di dalam bahaya deodorant yang dipakai oleh si remaja tadi.

6. Menyebabkan Noda Kuning Membandel

Deodorant entah bagaimana caranya, bisa meninggalkan noda kuning yang tidak dapat hilang di baju kita, khususnya pada daerah ketiak. Bahkan produsen-produsen deodorant sendiri pun tidak mengetahui kenapa hal tersebut bisa menjadi demikian.

Sumber : http://halosehat.com

0 komentar:

Posting Komentar